Mahasiswa UNY Olah Limbah Tempe Jadi Pupuk Bernutrisi Tinggi

Kuntadi
Mahasiswa UNY menunjukkan pupuk cair dari hasil produksi limbah tempe. (Foto: doc/UNY)

Untuk membuat pupuk cair, air rebusan kedelai dicampurkan dengan gula merah sehingga menjadi mikroorganisme lokal (MOL) yang mengandung unsur hara makro, mikro, dan mikroorganisme. Komposisinya 5 liter air rebuan kedelai dengan ¼ kilogram gula merah. Kandungan ini berpotensi sebagai perombak bahan organik, perangsang pertumbuhan, agen pengendali hama serta penyakit tanaman sehingga baik digunakan sebagai dekomposer, pupuk hayati, dan pestisida organik.

Campuran ini selanjutnya difermentasi selama 14 hari dengan tetap diaduk atau dikocok setiap harinya dan wadah dibuka agar tidak menggembung. MOL yang sudah jadi, dapat langsung diaplikasikan pada tanaman dengan cara mencampur 1 liter MOL dengan air sebanyak 10 liter lalu diaduk rata dan kemudian siramkan pada sekitar tanaman yang ada. Selain itu MOL juga bisa digunakan untuk membuat pupuk organik.

“Ampas tempe yang sudah kering dapat dijadikan campuran makanan unggas peliharaan seperti ayam” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penyerapan Pupuk Subsidi di Bandung Rendah, Anggota Komisi IV DPR: Ada Apa?

57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Ikhwan Khanafi, Penyandang Tunanetra Diterima Kuliah di UNY

57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Zaky, Mahasiswa Baru UNY Pemegang Nilai UTBK Tertinggi 775,22

57 tahun lalu

Hebat! Novi Putri Jadi Mahasiswa Termuda UNY Berusia 15 Tahun

57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Sahid, Anak Buruh Lulus Cumlaude IPK 3,83 di UNY Tanpa Skripsi dan KKN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal