Mahasiswa UGM Olah Sampah Onggok Pohon Aren Menjadi Panel Akustik

Kuntadi
Panel akustik yang terbuat dari onggok pohon aren yang dikembangkan oleh mahasiswa UGM. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Bahan utama yang dipakai berupa serat fiber limbah onggok yang dikeringkan di bawah sinar matahari. Berikutnya dilakukan pemisahan antara serat fiber dengan serbuk onggok dan direkatkan dengan menggunakan tepung kanji.

Untuk membuatnya, serat onggok dicampur dengan perekat dari tepung kanji. Kemudian dicetak dan dipress pada tekanan 1000 psi agar adonan menjadi lebih padat.

Kemudian dilakukan pemanasan dalam oven selama dua jam pada suhu 100°C. Terakhir dilakukan finishing panel akustik limbah onggok.

“Hasilnya diperoleh prototipe panel akustik dengan dengan dimensi 29,7 centimeter kali 42 centimeter,” katanya.

Panel akustik ini mampu menyerap suara dengan baik. Karakter impedansi atau penyerapan suara yang datang mencapai 95 persen.

“Hampir semua suara yang datang teredam pada panel akustik ini,” katanya.

Selain mengatasi limbah sampah, panel akustik ini juga lebih ramah lingkungan. Selama ini panel di pasaran menggunakan bahan sintetis berupa busa dan styrofoam.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sekeluarga Tewas saat Glamping di Temanggung, 1 Korban di Antaranya Mahasiswa UGM

57 tahun lalu

Sekeluarga Tewas di Temanggung, 1 Korban Mahasiswa UGM dan Fotografer Keraton Yogya

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Kemendagri Dorong Tabalong Ciptakan Inovasi Berbasis Data dan Kolaborasi

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal