Lontong Cap Go Meh, Perpaduan Masakan Tiongkok-Indonesia

Riyandy Aristyo
Lontong cap go meh (Instagram @linasutiono)

Menariknya, makna mendalam Lontong Cap Go Meh bukan hanya dari isian lauknya saja, tapi cara penyajiannya juga seperti piring harus terisi penuh. Semakin penuh, keberuntungan yang didapat semakin banyak.

Hal ini mengadopsi tradisi orang Jawa yang mana biasa makan dan minum dengan porsi besar dan tidak menyisakan makanan sebagai bentuk rasa syukur atas kenikmatan yang diberikan Tuhan.

Kepercayaan ini pun ditiru masyarakat Tionghoa, di mana mereka menyantap lontong Cap Go Meh dengan piring terisi penuh, artinya mereka mengharapkan rezeki yang melimpah dan sebagai bentuk permintaan doa.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cap Go Meh Manado Dipadati Ribuan Warga, 10 Tangsin Tampilkan Atraksi Ekstrem

57 tahun lalu

IKN Jadi Ibu Kota Politik, Targetkan 9.500 ASN Pindah pada 2029

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

57 tahun lalu

Asal Usul Wangsa Sailendra, Raja Gunung yang Menggetarkan Jawa Kuno

57 tahun lalu

Misteri Salakanagara Berdiri Abad 2 Masehi, Benarkan Kerajaan Tertua di Nusantara?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal