Lonjakan Kasus Covid-19 di DIY Tinggi, Epidemiolog UGM: Implementasi PPKM Harus Tegas

Kuntadi
Petugas menutup ruas jalan utama di Kabupaten Bantul. (Foto: istimewa)

 
Ahmad melihat, implementasi PPKM Darurat di lapangan belum cukup kuat. Penerapan PPKM Darurat tidak hanya sebatas menutup akses laluintas/jalan untuk menghentikan mobilitas. Namun, perlu ada rekayasa sosial agar masyarakat bisa patuh menjalankan protokol kesehatan khususnya terkait membatasi mobilitas. 

Beberapa upaya yang bisa dilakukan seperti penindakan hukum yang tegas bagi pelanggaranya. Hal ini bisa dilakukan dengan pemberian bantuan hidup baik menggunakan Dana Keistimewaan (Danais) maupun dana desa maupun dari dari sumber lainnya.

“Tidak hanya butuh kebijakan, pemerintah harus memobilisasi hal itu secara aktif,” katanya.

Menteri Kesehatan telah menyebuy DIY dan DKI menjadi yang mengalami dampak paling berat jika lonjakan kasus Covid-19 terus saja terjadi. Lonjakan kasus membuat Bed Occupancy Rate (BOR) atau ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan DIY masih diatas angka 90 persen. Saat ini BOR rumah sakit rujukan DIY tercatat penuh diangka 99,56% atau 1.369 dari 1.375 tempat tidur.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sri Sultan HB X: Kalurahan Wajib Sediakan Tanah Kas Desa untuk Warga Miskin

57 tahun lalu

Pemda DIY Dorong Seluruh Kampus di Jogja Ramah Perempuan dan Anak

57 tahun lalu

Pemda DIY Raih Juara Kedua Anugerah Layanan Investasi 2023

57 tahun lalu

Kampanye Batik, Pemda DIY Gelar Jogja Membatik Dunia di 10 Negara

57 tahun lalu

Songsong Pemilu 2024, Pemuda Gunungkidul Gelar Pengembaraan Kebangsaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal