Ledakan Keras Terdengar di Riyadh, Kemlu Sebut Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban

Fakhrizal Fakhri
Irfan Ma'ruf
Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh, diguncang suara ledakan keras Selasa (26/1/2021). (Foto : AFP)

Serangan rudal dan serangan pesawat tak berawak yang diklaim oleh pasukan Houthi telah menargetkan bandara sipil dan infrastruktur minyak di Arab Saudi, kadang-kadang mencapai Riyadh. Pada hari Sabtu (23/1/2021), koalisi militer pimpinan Arab Saudi yang beroperasi di Yaman mengatakan telah mencegat dan menghancurkan "target udara musuh" yang diluncurkan menuju Riyadh. 

Houthi membantah bertanggung jawab atas serangan itu, sementara kelompok yang sampai sekarang tidak dikenal menyebut dirinya Alwiya Alwaad Alhaq yang secara kasar diterjemahkan sebagai 'Brigade Janji Sejati' mengklaimnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Penyebab Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak Papua, Ini Kata Kapolres

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

Bukan Gas Beracun, PT MCCI Cilegon Ungkap Sumber Ledakan yang Bikin Warga Panik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal