Lawan Amerika, Korea Utara Minta Bantuan ke Rusia

Anton Suhartono
Korea Utara meningkatkan kerja sama dengan Rusia untuk melawan Amerika Serikat (Foto: Reuters)

SEOUL, iNews.id - Duta Besar Korea Utara (Korut) untuk Rusia Sin Hong Chol menyebut Amerika Serikat (AS) menjadi ancaman bersama bagi negaranya serta Rusia. Menurutnya perdamaian di Semenanjung Korea tidak akan terwujud selama pasukan AS tak ditarik dari Korea Selatan (Korsel).

"Kami juga akan meningkatkan kerja sama antara Korea Utara dan Rusia dengan tujuan untuk melawan AS, ancaman bersama," kata Sin Hong Chol, kepada kantor berita TASS. 

Amerika menempatkan sekitar 28.500 tentara di Korsel sebagai warisan Perang Korea yang berlangsung 1950 sampai 1953. Kedua Korea secara teknis sebenarnya masih berstatus perang karena mereka mengakhiri pertempruan di bawah kesepakatan gencatan senjata, bukan perjanjian damai yang permanen.

Pernyataan Sin Hong Chol ini juga disampaikan setelah para pemimpin senior negaranya memperingatkan soal digelarnya kembali latihan perang Korsel dan AS mulai pekan ini dan akhir Agustus.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

57 tahun lalu

Salah Sasaran, WNA asal Amerika Jadi Korban Penganiayaan di Lombok Tengah

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal