"Saya tidak ingin ingkari spirit lagu itu, hanya untuk kepentingan kampanye pilpres," kata Marzuki.
Pada awalnya, Marzuki hanya ingin mendorong agar pemilik akun @Cakkhum untuk meminta maaf. Namun akun tersebut tak pernah mengaturkan permohonan maaf atau menghapus video tersebut.
Lagu Jogja Istimewa ciptaan Marjuki ini telah diganti liriknya. Ada satu kutipan kalimat dari lagu tersebut menjadi "Jogja Jogja Jogja Istimewa, Prabowo Sandi Pilihan Kita, Adil dan makmur tujuan kita."
Kuasa Hukum Marzuki, Hilarius Ngajimero yakin, penyidik memiliki cara untuk mengungkap kasus ini. Dalam laporannya, dia juga surat bukti kekayaan intelektual dan screenshot video.
"Harapannya pelaku bisa dijerat dengan UU ITE," kata Hilarius.