Kulonprogo Masuk Daerah Rawan Tsunami, Bupati: Kontingensi Bencana Harus Jalan

Kuntadi
Deputi Pencegahan BNPB Prashinta Dewi menyerahkan dokumen rencana kontingensi kepada Pj Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti. (foto: istimewa)

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prashinta Dewi mengatakan, Kulonprogo menjadi salah satu daerah yang masuk dalam Indonesia Disaster Resilience Intiatives Project (IDRIP) di 30 kabupaten. Masyarakat harus ikut andil dalam menjaga EWS dengan berbasis komunitas masyarakat.

“Masyarakat harus ikut dalam EWS berbasis komunitas masyarakat,” katanya. 

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR asal DIY My Esti Wijayati mengatakan, Pemkab Kulonprogo wajib mengalokasikan anggaran lebih dalam penanganan bencana. Permasalahannya anggaran di Kulonprogo sangat kecil hanya skeitar Rp1,6 triliun. 

“Bahasa tunduk ketika ada darurat yang jadi surat kelemahan daerah harus dihilangkan. Sehingga pemerinah pusat bisa ikut andil dalam penanganan,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Jember, Getaran Terasa di Malang hingga Denpasar

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Jember Jatim, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Daftar Wilayah yang Rasakan Gempa Bitung Magnitudo 5,8, Manado sampai Ternate

57 tahun lalu

BMKG: Gempa Magnitudo 6,0 di Wanokaka NTT Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal