KRI Nanggala-402 Hilang, Orang Tua Serda Eko Prasetiyo Yakin Selamat

Joe Hartoyo
Orang tua Serda Eko Prasetiyo memperlihatkan foto putranya di rumah Rt 02/01 Dukuh Bojong, Desa Sumberadi, Kabupaten Kebumen. (iNews/Joe Hartoyo)

KEBUMEN, iNews.id – Keluarga awak kapal selam KRI Nanggala-402 kawatir dan cemas, mereka tak henti-hentinya berdoa. Seperti yang dirasakan  Slamet Sarwono (52) dan Jariyah (60) di Rt 02/01 Dukuh Bojong, Desa Sumberadi, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. 

Keduanya adalah orang tua Serda Eko Prasetiyo, salah satu awak kapal selam Nanggala-402.

Hingga kini, keduanya menunggu nasib keberadaan kapal selam yang masih dalam proses pencarian. Slamet Sarwono mengaku kaget melihat pemberitaan bahwa anaknya merupakan satu di antara awak kapal yang bertugas di KRI Nanggala-402 yang hilang kontak pada pukul 03.00 WIB.

“Pertama kali kaget dikabari adiknya dan saudara-saudara bahwa anaknya ada di kapal selam tersebut,” kata Slamet, Jumat (21/4/2021).

Dia mengatakan, putra pertamanya itu terakhir berjumpa sebelum menjalani pendidikan militer pada 2019 lalu dan sempat berpamitan melalui aplikasi percakapan satu hari sebelum berlayar menggunakan KRI Nanggala-402.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait ihwal peristiwa ini. Namun begitu keluarga masih optimis Serda Eko Prasetiyo akan segera ditemukan dengan keadaan selamat.

“Keluarga masih yakin dapat selamat karena di pemberitaan pasokan udara di kapal selam bisa sampai hari besok,” katanya.

Menurutnya, keluarga belum dapat keterangan resmi dari pihak TNI. Masih sebatas dari media massa. “Kami selalu menunggu info terbaru, melihat berbagai macam media untuk tahu info terbaru,” ujarnya.

Sementara, dari pantauan rumah Serda Eko Prasetiyo di Rt 02/01 Dukuh Bojong, Desa Sumberadi, Kabupaten Kebumen, tampak aktivitas berjalan seperti biasa.

Bersama anggota keluarga lain, Slamet Sarwono terus memanjatkan doa dan harapan agar proses pencarian segera menemukan titik temu.

“Semalem sudah minta doa di mushola dengan jemaah sholat tarawih. Jadi terus berdoa minta yang terbaik,” katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

Mencekam! OPM Serang Warga Tembagapura, Anak Perempuan Tewas Ditembak

57 tahun lalu

68 Jembatan Rawan Ambruk di Jatim, TNI Turun Tangan

57 tahun lalu

Ini Deretan Senjata OPM yang Diamankan TNI usai Kontak Tembak di Nabire

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal