KPU Minta Semua TPS di Kulonprogo Ramah Disabilitas

Kuntadi
Komisioner KPU dan Bawaslu bersama instansi terkait menggelar diskusi jelang Pemilu 2019. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Pujarasa menyebutkan, ada tiga caleg yang dicoret dari daftar. Mereka adalah Dandung Saputro Nugroho asal PBB meninggal dunia. Dua lainnya adalah Fathurahman Hasyim dari PKB dan Ratna Sari Dari PDIP yang keduanya diterima sebagai CPNS. “Sesuai aturan setiap CPNS wajib mundur dari parpol," katanya.

Ketua Bawaslu Kulonprogo Ria Harlinawati mengatakan FGD ini untuk memastikan tahapan dan sistem pemungutan dan perhitungan suara bisa berjalan dengan lancar, aman dan tertib. Hal ini penting agar dalam pemilihan nanti bisa berjalan dengan baik dan benar.

Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kulonprogo terus berupaya untuk memberikan fasilitasi kepada warga yang ingin melakukan perekaman. Tidak hanya dilayani di kantor dan kecamatan, namun juga jemput bola di beberapa lokasi sepeti CSR hingga pasar.

“Warga yang akan ulang tahun tepat 17 April nanti sudah kita lakukan perekaman dan KTP sudah bisa diambil pada hari H," kata petugas Disdukcapil, Tri Apriyani.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Gugatan Bonatua Silalahi Dikabulkan KIP, Kuasa Hukum Desak KPU Tunjukkan Ijazah Jokowi

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal