Korban Tewas dalam Penembakan di Pantai Pijat Atlanta Mayoritas Perempuan Asia

Djairan
Delapan orang tewas dalam penembakan brutal di tiga panti pijat berbeda di Atlanta, Georgia, AS Selasa (16/3/2021) malam. (Foto : Reuters)

Dua orang saksi yang tinggal di lingkungan tersebut bernama Debra dan Gregory Welch mengatakan kawasan itu biasanya tenang dan damai. 

"Ini pasti akan mengganggu sekali, terlebih lagi jika insiden ini terkait dengan faktor anti-Asia dan kaitannya dengan penyebab pandemi covid-19," kata Welch, dikutip dari New York Times, Rabu (17/3/2021).

Rita Barron (47), pemilik Butik Gabby di sebelah salah satu panti pijat mengatakan dia mendengar suara-suara melalui dinding yang terdengar seperti tepuk tangan. Namun suasana berubah ketika para perempuan berteriak. Dia menelepon 911 dan tak lama setelah itu melihat jasad korban dibawa polisi.

Belum diketahui motif pembunuhan tersebut meskipun polisi Atlanta awalnya menerima laporan penembakan itu terkait dengan aksi perampokan. Polisi juga belum menjelaskan jenis senjata apa yang digunakan tersangka dalam penembakan itu.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

57 tahun lalu

Salah Sasaran, WNA asal Amerika Jadi Korban Penganiayaan di Lombok Tengah

57 tahun lalu

Heboh Bule Perempuan AS Bikin Kelas Aktivitas Seksual di Bali, Begini Modusnya

57 tahun lalu

Profil Brigadir Esco Faska Rely Polisi yang Ditemukan Meninggal dengan Kepala Terikat di Pohon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal