Kolom Asap Merapi Capai 400 Meter, BPPTKG: Belum Ganggu Penerbangan

Gunanto Farhan
Antara
Guguran awan panas Gunung Merapi terpantau kamera CCTV BPPTKG Yogyakarta di Pos Pemantau Gunung Kaliurang, Sleman. (Foto: iNews.id/Gunanto Farhan)

Menurut Heru, guguran awan panas itu menuju ke hulu Kali Gendol di Kecamatan Cangkringan, Sleman. Karena itu, BPPTKG Yogyakarta mengimbau warga untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak.

Terkait kolom asap yang membubung setinggi 400 meter, Heru menilai kondisi itu belum sampai mengganggu penerbangan. “Saya kira belum sampai mengganggu, kebetulan anginnya juga cukup kencang,” katanya.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida saat dikonfirmasi menegaskan bahwa hingga saat ini status gunung api teraktif di Indonesia itu masih sama yakni pada level II atau waspada. "Status masih sama," kata Hanik Humaida.

BPPTKG juga belum mengubah rekomendasi radius batas aman Gunung Merapi yang sebelumnya ditetapkan 3 km dari puncak. Menurut analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi yang dirilis BPPTKG untuk periode 8-14 Februari 2019, volume kubah lava gunung itu relatif tetap dengan data pekan sebelumnya yakni mencapai 461.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 1.300 meter kubik per hari.

Kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah, rata-rata kurang dari 20.000 meter kubik per hari. BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 2 Korban Tewas Banjir Lahar Merapi di Magelang Jateng

57 tahun lalu

2 Korban Banjir Lahar Merapi di Magelang Belum Ditemukan, Polisi Terjunkan Anjing K-9

57 tahun lalu

Banjir Lahar Hujan Merapi di Magelang, 4 Warga Hilang Terseret Arus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal