GUNUNGKIDUL, iNews.id – Kisah pencurian handphone milik Ishma Tukha Solekhah (13), anak pasangan tunanetra di Gunungkidul viral di media sosial. Sejumlah donatur memberikan bantuan kepadanya, agar tetap berprestasi.
Ishma Tukha merupakan pelajar kelas VIII MTS Negeri 4 Wonosari. Dia merupakan anak pertama pasangan Slamet (48) dan Turisah (46) yang tinggal di Siyono Wetan, Logandeng, Playen Gunungkidul. Kedua orang tuanya yang mengalami gangguan penglihatan dan bekerja sebagai tukang pijat.
Di balik musibah yang menimpanya, Ishma ternyata memiliki segudang prestasi. Setidaknya dia sudah mengoleksi 17 medali dari berbagai lomba panjat dinding. Tertinggi dia meraaih juara kedua dalam kejuaraan open panjat dinding tingkat nasional.
“Lumayan ada beberapa prestasi untuk membanggakan orang tua,” kata Ishma, Minggu (23/8/20200
Ishma menceritakan, dirinya sudah berlatih sejak duduk di sekolah dasar (SD). Dia tertarik olahraga ini karena memiliki tingkat kesulitan. Namun dengan semangat dan ketekunan, kesulitan ini akan bisa diatas sendiri.