Kisah Jenderal Kopassus Menyamar Jadi Sopir Sukses Bekuk Pentolan GAM di Aceh

Sindonews
Sucipto
Sutiyoso menyamar menjadi sopir untuk menangkap pentolan GAM di Aceh. (Foto : Ist)

Sutiyoso meminta agar pengusaha tersebut menjadikan dirinya sebagai sopir pribadi yang baru dari Makassar dan belum menguasai bahasa Aceh. Bahkan, Sutiyoso berpesan agar pengusaha tersebut benar-benar memperlakukannya sebagai sopir pribadi agar orang yang diburunya tidak curiga. 

Dengan mengendarai dua mobil yang dipinjamnya, Sutiyoso didampingi tiga anggotanya bergerak menuju rumah kakak Usman. Dalam perjalanan, Sutiyoso kembali menekankan pengusaha dan sekretarisnya untuk tidak macam-macam.

”Kamu bilang saja duitnya sudah ada, tapi di hotel harus ambil sendiri karena takut membawanya. Jangan coba-coba melarikan diri, kamu berdua bisa mati sebab rumah tersebut sudah dikepung pasukan saya,” gertak Sutiyoso. Setelah disepakati, Sutiyoso kemudian menjadi sopir pribadi si pengusaha bergerak menuju kediaman kakak Usman. 

Pengusaha duduk di sebelah kirinya, sedangkan sekretarisnya duduk di jok belakang mobil Toyota Hardtop. Sementara Lintang, Darno dan seorang polisi penerjemah membuntutinya dengan mobil sedan dari belakang.

Kepada ketiga anggotanya, Sutiyoso memberitahu kode atau isyarat jika mobil yang dikendarainya mengedipkan lampu pendek dua kali dan lampu panjang sekali, itu artinya sasaran sudah masuk mobilnya dan memerintahkan mobil yang kendarai ketiga anggotanya untuk langsung memepet dan mereka harus segera masuk ke mobil untuk memborgol Usman.

Setibanya di rumah yang dituju, Sutiyoso parkir di seberang sementara Kapten Lintang parkir agar jauh di belakang sekitar 75 meter dan di tempat gelap. Detik demi detik yang dilalui Sutiyoso cukup menegangkan. Bahkan, Sutiyoso mengaku deg-degan mengingat kekuatan untuk menangkap petinggi GAM hanya empat orang. Sekitar 10 menit kemudian, Sutiyoso kaget karena sekretaris keluar rumah dengan tergesa-gesa. “Ada apa?” gumam Sutiyoso ke sekretaris pengusaha tersebut.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ditetapkan Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Rekam Jejak Mayjen Hendy Antariksa Pangdam I/Bukit Barisan, Jenderal Kopassus SAT-81 Gultor

57 tahun lalu

Identitas 3 Prajurit Kopassus Korban Luka Kerusuhan Yalimo, Sempat Dikepung di Pos Maleo

57 tahun lalu

Update Kerusuhan di Yalimo: 3 Personel Kopassus Luka, Ratusan Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Kerusuhan di Yalimo, 6 Personel Kopassus Dikepung Massa Berhasil Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal