Kisah Batik Riyanti ke Panggung Dunia, Dari Malioboro ke New York

erfan erlin
Aditya Suryadinata meneruskan usaha keluarga mengembangkan batik Riyanti hingga tembus ke News York, Amerika Serikat. (Foto: iNews)

Hingga kini, 70% penjualan masih berasal dari offline, dengan 18 titik penjualan dan dua toko utama di Malioboro dan BSD. Namun kehadiran online sangat penting untuk menjangkau konsumen baru dan memperkuat citra brand. 

Inovasi dan konsistensi membawa Batik Riyanti tampil di panggung internasional: New York Fashion Week, Putri Indonesia, hingga Jogja Fashion Week. Namun di balik gemerlap itu, mereka tetap menghadapi tantangan — dari peniruan desain hingga pengembangan bahan baku.

“Kami terus berusaha jaga kualitas dan layanan, karena customer online kami sering datang ke toko untuk merasakan langsung produknya,” ujar Aditya.

Kini, Batik Riyanti bukan sekadar merek batik. Ia adalah simbol adaptasi, keberanian, dan transformasi budaya — dari lorong Malioboro, hingga sorotan cahaya dunia.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waktu Buka Puasa Arafah Jogja Hari Ini 26 Mei 2026, Lengkap Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Tarwiyah di Jogja Hari Ini 25 Mei 2026, Lengkap dengan Doanya

57 tahun lalu

Tak Kuat Tahan Emosi, Warga Corat-Coret Daycare Penyiksa Anak di Jogja

57 tahun lalu

Menteri PPA Sebut Kekerasan di Daycare Jogja Pelanggaran HAM Serius

57 tahun lalu

Kesaksian Warga Jogja soal Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal