Kisah 3 Jenderal saat Pendidikan Kopassus, Jalan hingga Kulit Lepas Menempel di Kaus Kaki

Sindonews
Sucipto
Untuk bisa menjadi anggota Kopassus seorang prajurit harus mengikuti pendidikan yang sangat berat. (Foto anggota Kopassus : Reuters)

“Latihan di Nusakambangan merupakan latihan tahap akhir, ada yang menyebutnya sebagai hell week atau minggu neraka. Yang paling berat, materi latihan pelolosan dan kamp tawanan,” kata Pramono dalam buku biografinya “Pramono Edhie Wibowo dan Cetak Biru Indonesia ke Depan yang diterbitkan QailQita Publishing 2014”.

Hal yang sama diceritakan Menteri Pertahanan (Menhan) Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto. Bahkan saking kerasnya pendidikan yang dijalaninya, Prabowo mengaku bisa tertidur sambil berjalan. 

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menjabat Danjen Kopassus. (Foto: IG/Prabowo Subianto).

Menurutnya, saat menempuh pendidikan Kopassus, dirinya dilatih untuk bisa tidur di mana saja. 

“Kita di tentara dulu bisa tidur sambil jalan, bener, bener, bener. Jadi kadang-kadang itu yang terjadi, lucu-lucu kan. Kita kan jalan malam, gelap, tertidur karena saya kira asal kita ikut orang di depan saya, saya kan nyampe. Tidur itu. Tahu-tahu temen kita belok kiri, kita enggak tahu ya, kita jalan terus. Bangun, uh kita istilahnya apa itu, putus. Jadi barisan putus. Ada lagi gini, ada lagi teman di depan berhenti kan. Kita tabrak temen yang di depan. Itu kejadian. Ada lagi, baris, apel malam, tidur. Berdiri, sikap sempurna," ujar mantan Danjen Kopassus saat podcast Deddy Corbuzier, beberapa waktu lalu. 

Mantan Katim Gumil/Tih Pusdiklatpassus Batujajar dan Danyon 14 Grup 1 Kopassus Letkol Inf Wahyu Yuniartoto menuturkan bagaimana penderitaan perjuangan prajurit Komando saat longmarch Batujajar-Pantai Permisan, Cilacap. Bahkan, dirinya ingin menangis jika mengenang peristiwa tersebut. 

”Kulitnya tertinggal di dalam kaos kakinya. Ketika dilepas sama-sama, seiring lepasnya kaos kaki, lepas pula kulit kakinya. Telapak kakinya sudah merah semuanya, tumit dan kaki bagian depan. Apa dia menyerah? Tidak, dia berucap Komando…Komando terus. Saya kalau mengingat itu hampir menumpahkan air mata,” kenangnya dikutip dari akun @SahabatKopassus.

Syarat Calon Prajurit Komando Sebagai pasukan elite, untuk mendapatkan calon prajurit Komando, Kopassus membentuk tim recruiter yang bertugas memilih para perwira berusia di bawah 35 tahun, dan Bintara serta Tamtama di bawah 27 tahun.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penampakan Bagong, Sapi 1,1 Ton Milik Warga Grobogan Terpilih Jadi Hewan Kurban Prabowo

57 tahun lalu

Selundupkan HP ke Tahanan, 2 Petugas Lapas Purwokerto Dipindahkan ke Nusakambangan

57 tahun lalu

Pemindahan Ratusan Narapidana Risiko Tinggi dari Riau ke Nusakambangan Dikawal Ketat

57 tahun lalu

Seberangi Laut, Napi Lapas Nusakambangan Nekat Kabur dan Bajak Kapal Nelayan

57 tahun lalu

Viral! Petugas Damkar Cirebon Amankan Foto Prabowo di Tengah Reruntuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal