Keren, Puskesmas Gedongtengen Jadi yang Pertama Beri Layanan Pencegahan Penularan HIV

Antara
Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta menjadi puskesmas pertama yang memberikan pelayanan pencegahan penularan HIV. (Foto Ilustrasi : Ist)

YOGYAKARTA, iNews.id - Keren, Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta menjadi puskesmas pertama yang memberikan pelayanan pencegahan penularan HIV. Metode yang digunakan menggunakan pengobatan pre-exposure prophylaxis (PrEP).

Kepala Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta, dr Tri Kusumo Bawono mengatakan layanan ini sudah berjalan sekitar tiga bulan ini. 

"Di Kota Yogyakarta baru dilakukan di puskesmas kami. Kota Yogyakarta menjadi salah satu lokasi percontohan program PrEP di Indonesia," katanya Kamis (6/10/2022).

dr Tri Kusumo Bawono menjelaskan, sasaran layanan tersebut adalah laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki, wanita pekerja seks, waria atau transgender, pengguna napza suntik, dan seseorang yang memiliki pasangan seksual dengan status HIV positif.

Sejak layanan tersebut dibuka, Puskesmas Gedongtengen sudah menerima 53 pendaftar, namun tidak semuanya lolos asesmen untuk menerima pengobatan dengan metode tersebut.

“Hanya delapan orang yang sejauh ini menerima pengobatan tersebut. Ada asesmen yang kami lakukan sebelum memberikan pengobatan. Mereka yang menerima pengobatan memang dinilai memiliki risiko besar tertular sehingga membutuhkan pencegahan,” katanya.

Sejumlah persyaratan untuk kebutuhan asesmen sebelum mengakses layanan PrEP tersebut di antaranya menunjukkan hasil negatif tes laboratorium untuk pemeriksaan HIV, sifilis, creatinin, hepatitis dan lainnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Lurah di Bandung Mengamuk di Puskesmas, BKPSDM Bereaksi

57 tahun lalu

Kebakaran Puskesmas Tiron di Kediri, Kerugian Tembus Rp1 Miliar

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Eks Puskesmas Pembantu di Lombok Timur

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal