Keraton Yogyakarta Bakal Tuntut Oknum yang Selewengkan Tanah Kas Desa di Sleman

erfan erlin
Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan HB X akan menuntuk pihak yang menyerobot tanah kas desa.(Foto : dok SINDOnews)

YOGYAKARTA, iNews.id - Raja Keraton YogyakartaSri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan pihaknya bakal menuntut oknum-oknum yang telah menyerobot tanah Keraton yang statusnya kini menjadi Tanah Kas Desa (TKD). Langkah ini akan ditempuh karena pemanfaatan tanah kas desa tidak pernah meminta izin. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Sri Sultan ketika diminta tanggapannya berkaitan dengan penggeledahan Kantor Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman yang dilakukan oleh Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Senin (26/6/2023) kemarin.

"Saya yang minta," kata dia, Selasa (27/6/2023).

Sri Sultan mengatakan, pihaknya memang telah melaporkan permasalahan penyelewengan tanah kas desa. Hal dilandasi karena terjadi penyalahgunaan tanah kas desa tanpa izin gubernur dan pemilik tanah yang mengakibatkan kerugian negara. Selain itu, tanah kas desa juga hilang. Sehingga pihaknya selaku orang nomor satu di Keraton Yogyakarta juga menandaskan Keraton akan menuntut.
 
"Karena tidak ada izin Gubernur dan pemilik tanah jadi yang menuntut gubernur karena dirugikan. Tanah kas jadi hilang kami pun dari Keraton akan menuntut nanti, tanahnya hilang diserobot orang," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Penyidik Kejati DIY menggeledah 4 ruangan Kalurahan Caturtunggal. Sejumlah 30 dokumen berhasil diamankan oleh tim Kejati. Kejati sudah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus penyelewengan tanah kas desa di Caturtunggal. Dua tersangka tersebut adalah Lurah Caturtunggal AS dan Direktur utama PT DPS, RS.

Penetapan tersangka AS bermula ketika ia diperiksa sebagai saksi atas penetapan tersangka RS selaku dirut PT DPS sebagai pemprakarsa hunian di atas tanah kas desa. Karena perbuatan RS dan AS merugikan negara sebesar Rp2,9 miliar.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti

57 tahun lalu

Sekeluarga Tewas di Temanggung, 1 Korban Mahasiswa UGM dan Fotografer Keraton Yogya

57 tahun lalu

Alasan KPK Pilih Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Hari Antikorupsi Sedunia 2025

57 tahun lalu

Ketua KPK Temui Sri Sultan HB X di Yogyakarta, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Jokowi Temui Sri Sultan HB X di Keraton Kilen, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal