Kepala BNPT Boy Rafli Ajak Masyarakat Waspadai Paham Radikal Intoleran

Ainun Najib
Ketua BNPT Boy Rafli membuka Rakernas FKPT di NTT. (Foto: istimewa)

“BNPT menyadari bahwa upaya pencegahan masyarakat dari pengaruh radikalisme dan terorisme tidak mungkin berhasil jika tidak dilakukan secara kolaboratif dengan berbagai lembaga dan kelompok masyarakat,” katanya.

Mukhtasar berharap FKPT yang berjumlah 32 di Indonesia melakukan koordinasi internal secara lebih intensif dalam menjalankan program pencegahan di daerah masing-masing. Koordinasi ini sangat penting secara teritorial berdekatan, misalnya FKPT DIY dengan FKPT Jawa Tengah. 

Soal Perpres No 7 tahun 2021 atau Perpres RAN PE, Muhtasyar menilai pada satu sisi sangat konstitusional karena pemerintah bermaksud menjamin kehidupan rakyat untuk mendapatkan keamanan dalam hidupnya sebagaimana diamanahkan oleh konstitusi. Namun pada sisi lain, sangat rawan untuk diinterpretasikan sebagai peraturan yang melanggar HAM. 

“Definisi tentang ekstrimisme perlu dipahami secara baik dan konsisten agar tidak berdampak munculnya interpretasi negatif terhadap upaya pencegahan masyarakat dari paham radikalisme dan terorisme di Indonesia,” ujar Guru Besar Filsafat UGM ini.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brimob Polda Maluku Musnahkan Ratusan Bahan Peledak, Barang Bukti Kasus Terorisme

57 tahun lalu

Pembubaran Ibadah di Padang, Wali Kota Fadly Amran Tegaskan Bukan Konflik SARA

57 tahun lalu

Kesaksian Penjaga Vila saat Massa Rusak Tempat Retret Ibadah di Sukabumi

57 tahun lalu

Vila Tempat Retret Ibadah yang Dirusak Massa di Sukabumi Mulai Diperbaiki

57 tahun lalu

9 Napiter Rutan Cikeas Dipindah ke Nusakambangan, Keamanan Super Maksimum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal