Kenaikan Harga BBM Picu Tiket Bus Jarak Jauh di Gunungkidul Naik Rp25.000

erfan erlin
Suasana terminal Semin Gunungkidul. (Foto: MPI/erfan Erlin)

Pedut mengaku terpaksa menaikkan harga tiket karena menyesuaikan kenaikan BBM yang terjadi saat ini. Secara otomatis kenaikan BBM menjadikan biaya operasional juga akan mengalami kenaikan. Tak hanya BBM, tapi juga operasional kru mereka.

Ketua Organda Gunungkidul, Henry Ardiyanto mengakui kenaikan BBM ini akan membuat industri angkutan darat semakin berat. Saat mereka mencoba bangkit setelah nyaris tiga tahun kehidupan mereka memprihatinkan, kini mereka kembali dihantam dengan kenaikan BBM.

"Berat. Tolong kami diberi solusi agar dapat bertahan," ujar dia.

Kenaikan harga tiket memang tidak bisa dihindari mengingat biaya operasional dipastikan akan bertambah. Selain untuk bahan bakar, kenaikan biaya maintenance dan juga kru juga akan naik.

Untuk kenaikannya sendiri sampai saat ini memang belum ditentukan oleh Organda. Mereka hanya menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing pengusaha otobus.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
19 hari lalu

Mahasiswa dan Pemuda Demo di Surabaya, Tolak Kenaikan Harga BBM dan Liberalisasi Energi

1 bulan lalu

Demo BEM USU Memanas, Mahasiswa Berupaya Masuk Gedung DPRD Sumut

1 bulan lalu

Imbas Pertamax Naik Rp16.250, Mobil Pelat Merah di Sidoarjo Ikut Antre Isi Pertalite

4 bulan lalu

Isu BBM Naik 1 April, Warga Serbu SPBU di Cilegon hingga Picu Antrean ke Jalan Raya

5 bulan lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal