Kematian Ikan di Laguna Pantai Trisik Diklaim akibat Faktor Alam

Kuntadi
Proses penguburan bangkai ikan di Laguna Pantai Trisik Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi).

KULONPROGO, iNews.id – Kelompok Bandeng Jaya di LagunaPantai Trisik Kabupaten Kulonprogo, DIY, mengklaim matinya ikan ini karena faktor alam, bukan karena faktor aktivitas tambak udang dan limbah.

Ketua Kelompok Bandeng Jaya, Supoyo mengatakan, saat musim kemarau, volume air di laguna seluas dua hektare itu menyusut. Belum lagi suhu air menjadi panas, sehingga ikan mati.

"Tidak ada konflik antara tambak udang dan kelompok bandeng. Apalagi tiap tahun peristiwa ini memang selalu terjadi," kata dia saat dikonfirmasi wartawan di Kabupaten Kulonprogo, DIY, Rabu (12/6/2019).

Menurutnya di laguna ini tidak semua ikan mati. Kematian ikan justru pada ikan-ikan yang sudah dewasa. Sedangkan ikan anakan justru tetap hidup, dan akan segera berkembang biak di perairan tersebut.

Dia mengatakan, kerugian materi yang diderita akibat ribuan ikan mati ini mencapai Rp20 juta. Total berat ikan yang mati berkisar dua ton.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

57 tahun lalu

Emosi Tim Voli yang Didukungya Kalah, Pemuda di Kulonprogo Tikam 2 Suporter Lawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal