Kekeringan Landa Gunungkidul, Warga Terpaksa Naik Turun Bukit Cari Air Bersih

Kismaya Wibowo
Warga Gunungkidul mencari air bersih yang berada di bawah bukit. (foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

Menurutnya, mencari air seperti ini merupakan solusi paling murah. Masyarakat tidak tahu sampai kapan kemarau ini akan berakhir. Untuk membeli satu tangki air bersih dengan kapasitas 5.000 liter, warga harus membayar antara Rp150.000 hingga Rp180.000.

“Berat kalau harus beli terus, satu tangki paling untuk seminggu. Warga berharap ada bantuan air bersih atau perbaikan sumur,” ujarnya. 
 
Kondisi kekeringan ini telah direspons Satbrimobda Polda DIY. Mereka mendistribusikan air bersih menggunakan mobil taktis. Air yang didistribusikan telah diolah menggunakan water treatment sehingga bisa langsung dikonsumsi. Setidaknya ada tujuh kendaraan yang diterjunkan untuk membantu mengatasi air bersih di sejumlah lokasi. 

“Sesuai arahan Kapolda DIY kami harus hadir membantu warga yang mengalami kesulitan air bersih,” kata Komandan Satbrimob Polda DIY, Kombes Pol Imam Suhadi.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Air Bersih Mengalir di Sikka, Program Perindo Alirkan Harapan dan Ekonomi Warga

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Pasokan Air Bersih Terganggu

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

TNI Bersama Warga Gotong Royong Bangun Sumur Bor di Sumbar, 16 Titik Sudah Rampung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal