Kecelakaan Pesawat di China yang Tewaskan 132 Orang Diduga Akibat Faktor Manusia

Anton Suhartono
Api berkobar di lokasi Pesawat Boeing 737-800 China Eastern Airlines yang membawa 132 penumpang dan kru jatuh di pegunungan Guangxi, Senin (21/3/2022). (Istimewa/Twitter)

Sejauh ini produsen pesawat Boeing serta Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) menolak berkomentar.

Badan Penerbangan Sipil China (CAAC), yang memimpin penyelidikan kecelakaan ini juga enggan memberikan komentar laporan WSJ. 

Namun saat menanggapi spekulasi bahwa kecelakaan disengaja pada 11 April lalu, CAAC menegaskan anggapan itu sangat menyesatkan publik dan mengganggu tugas penyelidikan.

Tangkapan layar dari artikel WSJ juga dihapus dari platform media sosial Weibo dan aplikasi pesan singkat WeChat.

Hashtag "China Eastern" dan "kotak hitam China Eastern" juga dilarang di Weibo yang mengancam pelanggarnya dengan hukuman.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

57 tahun lalu

WNA China Rampok Rumah Mewah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, 2 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Polda Sultra Ambil Alih Penanganan Kasus 4 TKA China Aniaya Buruh Lokal di PT IPIP

57 tahun lalu

Bekerja Hanya Miliki Visa Wisata, 8 WNA asal China Ditangkap Imigrasi Cirebon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal