Kasus Stunting di Gunungkidul Tertinggi di DIY

Kuntadi
Kasus stunting di DIY masih 16,4 persen. (Foto: Ilustrasi/Ist)

“Anak stunting tidak mesti dari keluarga miskin, tetapi pola asuh yang salah juga berpengaruh,” katanya. 
 
Sementara itu, Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan, BKKBN, Muhammad Rizal Martua Damanik mengatakan, kasus stunting di Indonesia sudah semakin turun. Berbagai upaya yang dilakukan mampu menurunkan stunting hngga 21,6 persen. Sedangkan target nasional pada 2024 tinggal 14 persen. 

“Sebenarnya prevalensi stunting dari tahun ke tahun sudah turun. Hanya saja masih di atas ambang batas WHO 20 persen,”katanya. 

BKKBN sebagai salah satu lembaga yang dibebani untuk menekan kasus stunting telah melakukan berbagai upaya.  Mulai dari pendampingan keluarga beresiko stunting, pendampingan semua calon pengantin atau calon usia subur hingga surveilans keluarga beresiko stunting. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal