Heroe berharap warga di kawasan padat penduduk tersebut dapat bersikap terbuka dan melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah terpapar Covid-19 atau tidak.
Sebelumnya pada Senin (10/5/2021), Satgas Penanganan Covid-19 Yogyakarta juga sudah melakukan rapid test antigen kepada 39 warga lain yang menjadi kontak erat. Hasilnya, sembilan warga dinyatakan positif dan 30 lainnya negatif.
"Dari sembilan yang positif rapid antigen dilanjutkan dengan tes PCR. Baru ada delapan warga yang datang, satu orang belum datang," katanya.
Untuk 30 warga yang memiliki hasil negatif antigen, akan dilakukan pemeriksaan PCR lima hari kemudian dan saat ini diminta melakukan isolasi. Saat ini, aktivitas di lingkungan permukiman warga yang berada di RT 56 RW12 Wirobrajan tersebut juga dibatasi.
"Durasi pembatasan aktivitas atau ‘lockdown’ ini akan sangat bergantung pada hasil tracing kasus. Semakin cepat dilakukan tracing dan warga bersikap terbuka, maka akan mempercepat pelonggaran aktivitas. Begitu pula sebaliknya," katanya.