Kasus Pembuangan Bayi di DIY Libatkan IRT sampai Mahasiswa Kedokteran

Kuntadi
Bayi laki-laki ditemukan dibuang di pingir jalan di Sleman. (Foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id – Sejumlah kasus pembuangan bayi terjadi sepanjang tahun 2020 di wilayah DIY. Setidaknya ada sembilan bayi malang yang dibuang dalam kondisi hidup atau tidak bernyawa.

Polisi yang mendapatkan laporan berhasil mengungkap beberapa kasus ini. Ironisnya mereka merupakan mahasiswa kedokteran yang belum siap dengan kehadiran bayi karena lahir di luar ikatan pernikahan. Berikut ini beberapa kasus pembuangan bayi yang terjadi di DIY: 

1. Bayi perempuan yang berusia sekitar tiga hari ditemukan di dalam sebuah kardus mie instan di tepi jurang tepatnya di tepi Jalan Raya Tegalsari Raya, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, pada 20 Januari 2020. Bayi ini dibalut dengan selimut warna merah dan jaket. Bayi ini pertama kali ditemukan warga setempat dalam kondisi masih hidup dan diserahkan ke polisi. 

2. Seorang pemancing di aliran selokan mataram tepatnya di bawah jembatan Babarsari, Depok, Sleman, menemukan bayi laki-laki yang diperkirakan berusia 3-5 bulan dalam kondisi meninggal pada 31 Januari. Bayi ini dibungkus dengan kain hitam dan tas plastik hitam diletakkan di atas pondasi jembatan 

3. Polresta Yogyakarta pada 12 Mei 2020 mengamankan EP (24) warga Cilacap, Jawa Tengah karena menjual bayi laki-laki berusia dua bulan kepada calon adopter melalui perantara dan seorang bidan di Yogyakarta. Bayi ini merupakan hasil hubungan gelap dengan pacarnya dan akan dijual seharga Rp20 juta. 

Polisi akhirnya memproses kasus adopsi bayi dengan cara yang tidak lumrah ini. Sang ibu bayi yang merupakan ibu rumah tangga akhirnya dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Jogja

57 tahun lalu

Terbongkar! Sindikat Love Scamming Internasional Beroperasi di Sleman, 6 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Pesan Zainal Arifin Mochtar ke Pelaku Teror: Jangan Jualan Polisi untuk Nakutin Orang

57 tahun lalu

Terungkap! Peneror Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar Mengaku Polisi, Ini Ancamannya

57 tahun lalu

Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar Diteror Lewat Telepon, Diancam Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal