Kasus DBD Naik 10 Persen, Sleman Luncurkan Program Si Wolly Nyaman

Priyo Setyawan
Bupati Sleman Sri Punomo (dua dari kanan) mensimulasikan pengembangbiakan nyamuk berwolbachia saat pelauncuran Si Wolly Nyaman di Smart room Diskominfo Sleman, Selasa (16/2/2021).

 
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sleman Sri Purnomo juga berkesempatan untuk melakukan simulasi bagaimana metode Wolbachia tersebut diimplementasikan. Adapun metode tersebut jika diimplementasikan di masyarakat yaitu dengan meletakkan ember berisi telur nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia di rumah warga dan dibiarkan untuk berkembangbiak menjadi nyamuk dewasa.

Selanjutnya, nyamuk dengan Wolbachia tersebut akan melakukan perkawinan dengan nyamuk local, sehingga keturunannya menjadi nyamuk dengan Wolbachia.

Ketua Yayasan Tahija, Trihadi Saptoadi mengatakan Wolbachia ini terbukti menurunkan 77 persen kasus DBD dari hasil efikasi di Kota Yogyakarta.  Di Kabupaten Sleman menjadi wilayah pertama dalam implementasi program ini. 

“Jadi bukan hanya untuk menekan kasus, tapi juga implementasi dan kita harapkan menjadi role model bagi wilayah lain,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Stok Darah PMI Sidoarjo Kritis, Padahal Permintaan Trombosit bagi Pasien DBD Meningkat

57 tahun lalu

162 Orang di Bangka Barat Terjangkit DBD, Paling Banyak Kecamatan Mentok

57 tahun lalu

Kabar Duka, Wakil Ketua DPRD Jateng Meninggal Dunia

57 tahun lalu

DBD di Bali Capai 2.372 Kasus sejak Awal Tahun, 4 Orang Meninggal

57 tahun lalu

Tren Kasus DBD di NTT Naik Signifikan, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal