Kampung Bijak Sampah Bantul, Kembangkan Mesin Pencetak Conblock Berbahan Residu Plastik

erfan erlin
Tri Setyawati menunjukkan conblock dengan mesin produksinya. (MPI/erfan Erlin)

Prinsip kerja dari alat ini cukup sederhana. Pertama kali dengan menggiling residu plastik menjadi lebih halus berukuran serat. Hasilnya kemudian dimasukkan ke dalam mesin pencampur. Residu ini kemudian dicampur dengan pasir. 

Di dalam mesin pencampuran, terjadi proses pemanasan residu plastik sehingga mencair dan mampu berfungsi menjadi perekat. Konsep yang mereka kemas sebenarnya memfungsikan residu plastik sebagai pengganti semen.

"Jadi sama, setelah tercampur langsung bisa kita cetak," katanya.

Alat ini juga memiliki keunggulan pada proses produksi yang cukup singkat antara 5 sampai 10 menit. Batako yang dihasilkan bisa langsung digunakan, tidak seperti produk sejenis menggunakan semen yang butuh waktu 28 hari untuk dimanfaatkan. 

“Produk ini juga lebih keras dibanding produk sejenisnya,” katanya. 

Mesin prototipe yang dihasilkan akan dikembangkan ke skala industri. Masyarakat masih belum mengetahui berapa ketersediaan bahan baku atau residu plastik yang ada di lapangan.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sampah Berserakan Usai Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Botol hingga Sisa Mercon

57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Tepergok Buang Sampah Sembarangan, Pengendara Mobil Cekcok dengan Warga di Labuhanbatu

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal