Junta Myanmar Tolak Pengungsi Musim Rohingya

Anton Suhartono
Pengungsi Rohingya di Banglades. (Foto : Reuters)

YANGON, iNews.id - Sungguh kasihan para pengungsi muslim Rohingya ini. Pemimpin junta militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing menolak mereka kembali ke wilayahnya di Rakhine.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Pheonix, Min Aung Hlaing, menganggap etnis Rohingya melanggar hukum di Myanmar sehingga tak bisa kembali.

"Jika tidak mematuhi hukum Myanmar, apa lagi yang perlu dipertimbangkan? Saya tidak percaya ada negara di dunia yang mau melampaui hukum negara untuk menerima pengungsi," kata dia, seperti dilaporkan kembali Reuters, Senin (24/5/2021).

Dia pun mengangguk saat ditanya apakah ini berarti seruan internasional terkait pemulangan pengungsi Rohingya tak akan berhasil.

Min Aung Hlaing termasuk pemimpin militer Myanmar di balik pengungsian sekitar 700.000 muslim Rohingya ke Bangladesh pada 2017. Dengan dalih membasmi kelompok separatis di Rakhine, tentara Myanmar membunuh, membakar, serta memerkosa muslim Rohingya, tindakan yang disebut PBB sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan serta genosida.

Myanmar sebagai negara mayoritas beragama Budha menilai Rohingya bukanlah salah satu dari kelompok etnis mereka.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Timnas Indonesia vs Myanmar, Menang 3-1 Garuda Muda Tersingkir dari SEA Games 2025

57 tahun lalu

141 Warga Sumut Korban TPPO di Myanmar Dipulangkan Jelang Lebaran

57 tahun lalu

Robiin Eks Anggota DPRD Indramayu Korban TPPO dan Penyekapan di Myanmar Dibebaskan

57 tahun lalu

Mantan DPRD Indramayu Bersama Puluhan WNI Disekap dan Disiksa di Perbatasan Thailand-Myanmar

57 tahun lalu

Pria asal Semarang Diduga jadi Korban TPPO di Myanmar, Kerap Disiksa dan Diperas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal