Jualan Kolang-kaling 30 Tahun, Pedagang Ini Keluhkan Ramadan Tahun Ini Sepi

Agregasi Harianjogja
Salah satu pedagang kolang-kaling, Tukirah menunjukkan kolang-kaling dagangannya yang masih banyak dalam tong plastik pada Selasa (12/5/2020) di Pasar Wates. (Foto: Harian Jogja/Catur Dwi Janati)

Sama halnya Tukirah, komoditi lain milik Partinem seperti cincau dan cendol juga menurun tak karuan. Dia menerangkan, Ramadan tahun lalu setidaknya 300 bungkus cendol kemasan laku diborong pembeli dalam jangka waktu sehari. Kini, penjualan cendol Partinem hanya di kisaran 150 bungkus perhari.

"Cincau dari 25 blek (kaleng) sehari, kini paling 3-5 blek per hari," ujarnya.

Harga kolang-kaling tengah naik di Ramadan ini. Dari awalnya Rp10.000 per kg jadi Rp15.000-20.000 per kg, nyatanya belum cukup menutup penurunan omzet yang terjadi selama pandemi.

Namun baik Tukirah dan Partinem mengaku tidak akan menutup dagangannya. Mereka berdalih meski penjualan menurun, setidaknya dagangan masih laku untuk menutup kebutuhan sehari-hari.

"Buat muter saja, gak ada pilihan lain," kata Partinem pasrah.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Ramadan Sepi, Penjualan Kolang-kaling di Kulonprogo Terburuk dalam 30 Tahun"

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini

57 tahun lalu

Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul

57 tahun lalu

Polrestabes Bandung Bongkar 30 Kasus Narkoba saat Ramadan, 39 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Ramadan Bareng KSPSI di Jatim, Kapolri Ajak Buruh Bersatu Hadapi Dinamika Global

57 tahun lalu

Jadwal Imsakiah Ramadan di Tanggamus Lampung 7 Maret 2026, Ini Doa Niat Puasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal