Jogja Darurat Sampah, Petugas Kewalahan hingga Pedagang Angkringan Sepi Pembeli

iNews TV
Ilustrasi Kota Yogyakarta darurat sampah akibat banyak tumpukan sampah di beberapa sudut kota. (Foto: Dok.iNews)

YOGYAKARTA, iNews.id – Memasuki musim penghujan, persoalan darurat sampah di Kota Yogyakarta semakin mengkhawatirkan. Volume sampah yang melebihi kapasitas tempat penampungan sementara (TPS) menyebabkan tumpukan sampah menggunung di berbagai sudut kota, bahkan meluber hingga ke badan jalan. 

Salah satu lokasi terparah terlihat di Depo Sampah Suryowijayan. Sampah di depo ini menumpuk hingga ketinggian sekitar tiga meter. 

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menimbulkan masalah kesehatan dan lingkungan ekstrem yakni, belatung terlihat merayap di jalanan setapak sekitar lokasi depo. Selain itu, bau menyengat akibat timbunan sampah mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar. 

Air lindi (cairan hitam dari sampah) mengalir bebas di sekitar lokasi, bercampur dengan air hujan. Tumpukan sampah serupa juga terjadi di Depo Sampah Mandala Krida, di mana timbunan meluber hingga membuat pintu pagar depo tak dapat ditutup. 

Pedagang Angkringan Terdampak 

Dampak langsung dari tumpukan sampah ini dirasakan oleh para pedagang makanan yang beroperasi di sekitar lokasi. 

Salah satunya Wahono, pedagang angkringan, yang mengeluhkan menurunnya kenyamanan berusaha karena bau tak sedap dan kondisi lingkungan yang kotor. 

“Tiap kali mau buka usaha selalu cium bau sampah. Kalua kondisinya begini, dagangan saya bisa sepi pembeli,” katanya, Minggu (16/11/2025).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Pandeglang Buang Sampah di Kantor Bupati, Tolak Kerja Sama dengan Tangsel

57 tahun lalu

Pesta Rakyat HUT ke-80 RI Sisakan Sampah Berserakan, Terbanyak di Monas dan Bundaran HI

57 tahun lalu

Waktu Buka Puasa Arafah Jogja Hari Ini 26 Mei 2026, Lengkap Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Tarwiyah di Jogja Hari Ini 25 Mei 2026, Lengkap dengan Doanya

57 tahun lalu

Tak Kuat Tahan Emosi, Warga Corat-Coret Daycare Penyiksa Anak di Jogja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal