Jika Tak Mau Hapus Konten Terlarang, Twitter Diblokir di Rusia

Anton Suhartono
Pemerintah Rusia mengancam akan memblokir Twitter. (foto : Ist)

MOSKOW, iNews.id - Pemerintah Rusia mengancam akan memblokir Twitter. Pemblokiran dilakukan jika perusahaan raksasa media sosial itu tak mau memenuhi permintaan menghapus konten terlarang.

Vadim Subbotin, wakil ketua Roskomnadzor, badan pengawas komunikasi Rusia, mengatakan Twitter belum mau memenuhi permintaan tersebut sehingga akan diblokir.

"Twitter tidak menanggapi permintaan kami sebagaimana mestinya. Jika situasi berlanjut maka akan diblokir dalam sebulan tanpa perintah pengadilan," kata Subbotin, dilaporkan kantor berita Interfax, Selasa (16/3/2021).

Dia menambahkan, Twitter masih punya waktu untuk mempertimbangkan ancaman itu. Di antara konten yang dimaksud adalah pornografi anak, obat-obatan terlarang, serta kasus bunuh diri anak.

Pekan lalu otoritas Rusia memperlambat kecepatan Twitter sebagai pembalasan karena enggan menghapus konten tertentu yang dilarang.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

57 tahun lalu

Sempat Ditangkap terkait Perampokan di Bali, WN Rusia Khasan Askhabov Dibebaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal