Sementara salah pembeli, Puji Lestari, berharap harga daging ayam kembali turun di bawah Rp30.000. “Kalau untuk masyarakat menengah ke bawah ya keberatan dengan harga segitu,” katanya.
Bagi Puji yang juga berjualan olahan ayam ini, setinggi apapun harga, dia terpaksa akan membeli karena memang kebutuhan dagangan. Untuk menyiasati, biasanya Puji menurunkan jumlah pembelian daging saat harga tinggi.
Kenaikan harga kebutuhan menjelang nataru kerap dialami masyakarat. Tingginya permintaan yang tidak seimbang dengan pasokan diduga menjadi penyebab merangkaknya harga daging ayam di pasaran.
Warga berharap, fluktuasi harga daging ayam cepat kembali normal agar tidak mempengaruhi perekonomian masyarakat kecil.