Jadi Korban Tsunami, Bani Seventeen Tinggalkan Istri yang Hamil Muda

Gunanto Farhan
Album keluarga Bani Seventeen. (Foto: iNews.id/Gunanti Farhan)

YOGYAKARTA, iNews.id – Basis Seventeen, Muhammad Awal Purbani (Bani) menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam bencana tsunami yang menerjang kawasan Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) malam.

Saat bencana terjadi, grup band Seventeen sedang mengisi acara gathering PLN UIT JBB. Selain Bani, gitaris Seventeen Herman dan manager Oki meninggal dalam kejadian itu. Sedangkan serta istri vokalis grup band asal Yogyakarta hingga kini belum ditemukan.

Kepergian Bani jelas meninggalkan duka mendalam khususnya bagi keluarga dan istrinya, Cindri Wahyuni yang sedang hamil muda. Istri almarhum Bani berprofesi sebagai dokter umum dan bertugas di Puskesmas Moyudan Sleman. Cindri diketahui sedang hamil tiga bulan yang merupakan anak kedua dari almarhum Bani. Anak pertama kini sudah berusia tiga tahun. 

Ayah Bani, Fajar Bimo mengatakan, menantunya tidak ikut dalam acara tersebut karena sedang hamil muda. “Istrinya (Bani) nggak ikut ke sana. Lagi hamil muda tiga bulan. Anak kedua. Kalau anak pertama sudah berusia tiga tahun,” katanya ditemui di rumah duka di Gamping, Sleman, DIY, Minggu (23/12/2018).

Fajar juga mengaku dirinya tidak mempunyai firasat apa pun terkait meninggalnya Awal Purbani yang merupakan anak sulung dari lima bersaudara tersebut. “Saya tidak merasakan firasat itu. Artinya, ini musibah bisa menimpa siapa saja. Bisa orangnya baik atau tidak baik yang namanya musibah bisa siapa saja,” ucapnya.

Pihak keluarga berharap jenazah Awal Purbani dapat segera dibawa ke Sleman agar bisa secepatnya dimakamkan.
Diketahui, personel Seventeen Muhammad Awal Purbani atau Bani menjadi salah satu korban tsunami saat sedang manggung untuk off-air Gathering PLN Tanjung Lesung, Banten, 22 Desember.

Bani rupanya sudah memberikan tanda-tanda bahwa dirinya akan kembali ke pangkuan Ilahi. Hal itu tampak dari postingan Bani di akun Instagram miliknya. “Qanaah itu lebih baik, karena kita di dunia ini cuma sementara,” tulis @baniseventeen melengkapi unggahan foto yang diunggahnya, 8 Desember 2018.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,5 Guncang Melonguane Sulut Sore Ini

57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal