Inovasi Mahasiswa UNY, Ciptakan Tempe Berbahan Biji Karet

Kuntadi
Para mahasiswa UNY mempresentasikan tempe dari bahan biji karet. (foto: istimewa)

Tempe dari biji karet lebih lembut daripada tempe kedelai, tidak cepat menjadi busuk dan dapat disimpan selama 2 minggu di dalam lemari es. 

Proses pembuatan tempe biji karet diawali dengan mencuci biji karet dan dibuang kulitnya. Daging ini kemudian direndam selama satu jam, kemudian ditiriskan. Biji karet kemudian di cuci dan dikukus. Terakhir dipindah ke tampah dan diratakan tipis-tipis dan setelah kering ditaburi ragi. 

“Tahap peragian menjadi yang terpenting dalam fermentasi ini,” kata Alifah. 

Kepala Desa Babat Arie Meidiansyah, mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa yang mampu menularkan ilmu dalam pembuatan tempe. Selama ini biji karet hanya dibuang dan tidak memiliki nilai ekonomis. 

“Semoga ini menjadi bagian untuk meningkatkan ekonomi baru di masyarakat,” ujarnya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Perkecil Ukuran Produk

57 tahun lalu

Kemendagri Dorong Tabalong Ciptakan Inovasi Berbasis Data dan Kolaborasi

57 tahun lalu

Pabrik Pengolahan Karet di Jember Terbakar Hebat, Warga Tak Berdaya Hadapi Kobaran Api

57 tahun lalu

Atikoh Sebut Ganjar-Mahfud Akan Kembalikan Fungsi Bulog untuk Jaga Stabilitas Pangan

57 tahun lalu

Kedelai Mahal, Perajin Tempe di Mojokerto Terpaksa Kurangi Ukuran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal