Inilah Siput yang Bisa Hidup di Gunung Berapi, Jadi Siput Terkuat di Dunia

Ami Heppy S
Siput yang Bisa Hidup di Gunung Berapi (Foto: Istimewa)

Selain itu, bagian licin yang menonjol keluar dari cangkang yang dikenal sebagai kaki, dilapisi sisik. Bagian tersebut tersusun dari bahan berupa besi. Fungsinya adalah untuk melindungi tubuh siput dari suhu panas.

Menurut Dr Sun Jin, salah satu anggota tim peneliti menyebutkan bahwa siput tersebut memiliki protein toleransi logam. Selain itu, mereka juga menunjukkan peningkatan 27 kali lipat dalam populasi dengan mineralisasi besi sulfida.

“Protein ini berfungsi untuk meningkatkan toleransi terhadap mineralisasi besi sulfida ion logam saat lahar panas mengalir," kata Dr Sun Jin.
Tim peneliti menemukan spesies tersebut kedalaman sekitar 2.400 - 2.800 meter di Samudera Hindia yang merupakan area vulkanik bawah laut. 

Meski memiliki perbedaan dan keunikan tersendiri dibanding siput pada umumnya, namun siput gunung berapi tersebut memiliki gen yang terdapat pada moluska (hewan invertebrata) lain seperti cumi-cumi dan tiram mutiara.

Nah, itulah hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang siput yang bisa hidup di gunung berapi.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Ungkap Penyelundupan Hewan Langka dan Anggrek Papua di Pelabuhan Tanjung Perak

57 tahun lalu

Penyu Belimbing Raksasa Terdampar di Perairan Tanjung Ular Bangka Barat

57 tahun lalu

Kucing Hutan Langka Masuk Permukiman di Palangka Raya, Diduga akibat Karhutla

57 tahun lalu

3 Hari Anak Beruang Madu Terjerat Perangkap Babi di Sampit, Beruntung Terselamatkan

57 tahun lalu

Bikin Panik, 2 Ekor Rakun Masuk Rumah di Palangka Raya, Tim Damkar Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal