Ini 11 Nama Desa Unik yang hanya Ada di Yogyakarta

Ainun Najib
Ternyata banyak nama desa unik yang hanya ada di Yogyakarta. Mulai dari Pakuncen, Terong, Nglindur hingga Desa Semugeh. (Foto Ilustrasi : Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id- Ternyata banyak nama desa unik yang hanya ada di Yogyakarta. Desa-desa ini tersebar di seluruh wilayah DIY.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik DIY tahun 2019, total ada 438 desa di wilayah DIY. Rinciannya di Bantul ada 17 kecamatan dengan 75 desa, Gunungkidul 18 kecamatan dengan 144 desa, Kulonprogo 12 kecamatan 88 desa, Sleman 17 kecamatan 86 desa dan Kota Yogyakarta ada 14 kemantren (kecamatan) dan 45 kelurahan (desa).

Nah, dari 438 desa itu ternyata ada yang namanya unik dan menarik. Nah berikut ini rangkuman iNews.id terkait nama desa unik yang hanya ada di Yogyakarta

1. Desa Pakuncen
Pakuncen adalah salah satu nama desa unik di Yogyakarta. Definisi atau arti kata 'pakuncen' di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang yang berkewajiban menjaga kuburan. Desa Pakuncen sendiri terletak di kecamatan Wirobrajan, Yogyakarta.

2. Desa Terong
Terong adalah salah satu nama desa unik yang hanya ada di Yogyakarta. Desa Terong berada di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Desa ini memilik tugu yang di atasnya ada Terong. Tugu ikonik ini berada di tengah perempatan tak jauh dari balai desa tersebut. Dulu di lokasi itu berdiri pohon beringin, namun karena faktor usia pohon beringin itu roboh dan sekarang didirikan Tugu Terong. 

Terong sendiri sejenis sayuran yang kerap dikonsumsi masyarakat Indonesia. Terong biasnya diolah menjadi tumisan, sayur lodeh, pelengkap di karedok atau cukup jadi lalapan mentah yang dicocol dengan sambal terasi pedas.

3. Desa Jagalan
Desa Jagalan berada di Banguntapan, Bantul. Menurut artinya, Jagal adalah orang yang bertugas menyembelih (memotong) binatang ternak (seperti lembu, kambing, kerbau) di rumah pemotongan hewan.

4. Desa Siraman
Siraman adalah desa di Kecamatan Wonosari, Gunungkidul.  Dalam adat Jawa, Siraman adalah prosesi dari rangkaian pada pernikahan. Siraman selalu dilakukan sebelum mengawali proses periasan pengantin. Dalam upacara ini, terdapat banyak makna serta simbolis yang berisikan makna kehidupan bagi pasangan pengantin. Siraman secara harfiah memiliki arti "mengguyur".

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal