Imbas Perang Rusia-Ukraina, Bensin di AS Tembus Rp20.000 per Liter

Umaya Khusniah
Harga bensin di AS melonjak sekitar Rp73.000 untuk per galonnya atau Rp20.000 untuk perliternya. Harga ini untuk pertama kalinya dalam sejarah. (Foto Ilustrasi: Pixabay)

Namun harga bahan bakar telah melonjak di seluruh dunia. Kenaikan ini merupakan imbas dari kombinasi permintaan yang meningkat, sanksi terhadap produsen minyak Rusia setelah invasi ke Ukraina, dan tekanan pada kapasitas penyulingan.

Dilansir dari Reuters, perjalanan darat AS tetap relatif kuat, bahkan ketika harga telah naik. Namun, para ekonom memperkirakan, permintaan mungkin mulai menurun jika harga tetap di atas 5 dolar per galon untuk periode yang berkelanjutan.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dampak Kenaikan BBM Non-Subsidi, Layanan Bus Sekolah Gratis di Gunungkidul Terpangkas

57 tahun lalu

53 Kasus Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Subsidi di Jateng, 60 Orang Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Sopir Truk Penyebab Laka Beruntun di Bangkalan, Diduga Angkut Solar Ilegal

57 tahun lalu

Kejari Tebing Tinggi Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi BBM DLH

57 tahun lalu

Polda Kaltim Ungkap Perdagangan Ilegal Ribuan Liter Pertalite, 1 Pelaku Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal