Ibu Kota Ukraina Mencekam, Wali Kota Kiev Minta Warga Timbun Makanan dan Baju Hangat

Umaya Khusniah
Serangan Rusia pada Senin (17/10/2022) telah merusak infrastruktur energi Ukraina bagian utara dan tengah. (Foto: Reuters)

Saat ini untuk mengatasi kekurangan pemanas dan listrik, pemerintah Kiev menyiapkan 430 titik pemanas di mana orang dapat menghangatkan dan mengisi ulang ponsel mereka. Tetapi dia menyebut jumlahnya tidak cukup untuk kota berpenduduk 3,5 juta orang. "Bahkan 500 tidak akan membantu, bahkan 5.000 akan terlalu sedikit," ujarnya.

Pasukan antara Rusia dan Ukraina memasuki faes baru dengan dimulainya musim dingin pertama sejak perang berkecamuk pada 24 Februari. Sejumlah infrastruktur energi dihantam rudal dan drone Rusia yang mengakibatkan listrik di Ukraina padam. 

Rusia menyebut jika serangannya terhadap infrastruktur vital adalah sah secara militer. Serangan terhadap infrastruktur energi ini terjadi usai jembatan utama yang menghubungkan Crimea dan Rusia diledakkan oleh Ukraina. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal