Hari Pahlawan, Komunitas Jemparingan Gelar Latihan Memanah Tradisional

Kuntadi
Masyarakat memperingati Hari Pahlawan dengan menggelar latihan bersama memanah tradisional atau jemparingan di Kampung Jemparingan Mataraman, Sabtu (10/11/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

“Kami kenakan janur kuning sebagai bagian meneladani pahlawan,” ujar Sekjen Jemparingan Nusantara, Joko Mursitno.

Menurut Joko, jemparingan atau panah tradisional ini memiliki kaitan erat dengan sejarah bangsa. Dulunya para pahlawan menggunakan busur dan anak panah seperti saat ini dipakai dalam jemparingan, untuk berperang melawan penjajah.

“Busur dan anak panah menjadi senjata pamungkas untuk melawan penjajah dari Nusantara,” ujarnya.

Joko Mursitno mengatakan, kegiatan itu juga menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah untuk pengembangan pendidikan karakter budaya kemataraman. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

57 tahun lalu

Emosi Tim Voli yang Didukungya Kalah, Pemuda di Kulonprogo Tikam 2 Suporter Lawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal