Harga Telur di Bawah Biaya Produksi, Peternak di Bantul Merugi

Trisna Purwoko
Pekerja menata telur untuk dikirim ke pasar. Peternah ayam petelur di Bantul merugi karena harganya Rp16.000. (Foto: istimewa)

Selain permintaan pasar rendah, biaya pakan juga meningkat khususnya pakan konsetrat. Sedangkan ayam petelur praktis hanya menggunakan pakan pabrikan.
 
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Pangan Peternakan dan Perikanan, Bantul, Joko Waluyo mengatakan, jatuhnya harga telur terjadi secara nasional dan tidak hanya terjadi di Bantul. Hal ini diyakini karena dampak dari kebijakan PPKM Level 4 dan Level 3 yang diterapkan di Jawa dan Bali.

Kondisi ini menyebabkan petani terpuruk lantaran merugi. Harga jual tidak sebanding dengan ongkos produksi sehingga petani harus menombok. 

“Kalau daerah sulit mengintervensi mekanisme pasar, yang bisa hanya pemerintah pusat agar petani tidak merugi,” kataya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal