Gunungkidul Siapkan Anggaran Rp3 Miliar Untuk Atasi Dampak El Nino

erfan erlin
Warga menunjukkan kondisi Telaga Dondong di Gunungkidul yang kering. (Foto: iNews.id/KIsmaya Wibowo)

Endah mengatakan, menghadapi situasi darurat, pemerintah kabupaten dapat memanfaatkan biaya tak terduga yang merujuk pada pengeluaran yang tidak terduga. Anggaran ini diharapkan bisa untuk mengatasi situasi atau kejadian yang tiba-tiba dan mendesak, termasuk bencana kekeringan, sebagai respons terhadap situasi yang memerlukan tindakan cepat dan penanganan khusus. 

BPBD Kabupaten Gunungkidul sebelumnya sudah memiliki anggaran sebesar Rp230 juta untuk dropping air bersih untuk 1.000 tangki. Sedangkan kekeringan saat ini telah terjadi di 56 kalurahan. Sebanyak enam kapanewon yaitu Kapanewon Rongkop, Saptosari, Gedangsari, Ngawen, Panggang, dan Purwosari sudah mengajukan air bersih.

Sebanyak 1.338 tangki air bersih telah didistribusikan oleh BPBD Kabupaten Gunungkidul, swasta, dan kapanewon.  
 
“DPRD mendorong kolaborasi para pihak untuk meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan. Tidak hanya dropping air bersih, namun juga program pemberdayaan yang lebih berkesinambungan,” ujarnya.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Jam Diperiksa, 6 Tersangka Korupsi Pengadaan DPRD Papua Barat Daya Langsung Ditahan

57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

57 tahun lalu

Siaga Penuh! 7.000 Personel Gabungan Disiapkan Antisipasi Karhutla di Kalteng

57 tahun lalu

9 Daerah di Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

57 tahun lalu

Anggota DPRD Ungkap Penyebab Utama Banjir di Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal