Gunungkidul Gencarkan Gerakan Tanam Cabai 12 Kali Panen

erfan erlin
Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menggencarkan gerakan tanam cabai. (Foto: MPI/Erfan Erlin)

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Harga cabai sering meroket belakangan ini. Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menggencarkan gerakan tanam cabai. Salah satunya adalah cabai merah keriting varian PM 99 yang bisa 12 kali panen 

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul Raharjo Yuwono mengatakan, pihaknya gencark melalukan gerakan tanam cabai di 2022 ini. Mengingat pasokan cabai sampai saat ini masih banyak dipasok dari luar Gunungkidul.

"Kami berupaya agar Gunungkidul bisa swasembada cabai. Tujuan agar pasokan cabai di kabupaten ini bisa terpenuhi secara mandiri.

Raharja mengungkapkan, program gerakan tanam cabai ini juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Di mana memang ada bantuan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk lahan seluas 20 hektare (ha).

Untuk saat ini, lahan budidaya cabai tersebut baru tersebar di dua kapanewon yaitu Wonosari dan Playen. Dua wilayah ini dianggap memiliki lahan yang cocok untuk pengembangan tanaman cabai. Dua wilayah ini akan menjadi pilot project pengembangan cabai."Masing-masing mendapat jatah lahan seluas 10 ha untuk program tersebut,"ujarnya.

Kalurahan Duwet di Wonosari menjadi lokasi penanaman, sedangkan penanaman di Playen dilakukan di Kalurahan Plembutan. Raharjo mengatakan nantinya Plembutan jadi fokus dari gerakan tanam cabai. Di mana Kalurahan Plembutan akan dijadikan sebagai Kampung Horti komoditas cabai.

DPP Gunungkidul menargetkan hasil panen dari varian ini mencapai 22 ton cabai keriting per hektare. Hasil panen diharapkan bisa memenuhi pasokan untuk kebutuhan pangan. Melalui program ini diharapkan bisa menjadi kontributor pasokan cabai keriting, khususnya di Gunungkidul.

"Jenis yang ditanam merupakan cabai merah keriting varian PM 99. Masa produksi berlangsung pada September hingga November tahun ini, dan diperkirakan bisa 12 kali panen," tuturnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal