Gunung Merapi Terlihat Kalem Namun Aktivitas Tetap Tinggi

Suharjono
Terjadi guguran tebing lava lama yang terpantau dari CCTV pengamatan Gunung Merapi. (Dok iNews.id/Ahmad Antoni)

Hanik melanjutkan, berkembangnya rekahan di puncak dan peningkatan gas co2 menunjukkan adanya desakan magma ke permukaan yang semakin dangkal atau intens."Melihat morfologi jalur barat dan barat laut rawan apabila erupsi," ujarnya.

Hal ini kata dia didasarkan data morfologi yang menunjukkan arah guguran sebagian besar ke arah barat dan barat laut menuju kali Senowo , Lamat dan Gendol dengan jarak luncur 3 km.

Kendati demikian masih belum bisa diprediksi kapan Merapi akan erupsi. Untuk itu pihaknya merekomendasikan wilayah kawasan rawan bencana (KRB) III untuk bebas aktivitas sementara. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Guguran Lava Terjadi 88 Kali dalam Sepekan

57 tahun lalu

Gunung Merapi Terekam Keluarkan 10 Kali Guguran Lava, Jarak Luncur 1.700 Meter

57 tahun lalu

Gunung Merapi Keluarkan 62 Kali Guguran Lava, Jarak Luncur Capai 1,9 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal