Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas 21 Kali, Jarak Luncur hingga 4 Km

Agung Bakti Sarasa
Awan panas guguran Gunung Merapi terlihat dari Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (11/3/2023). (Foto: Ist)

Seismisitas internal seperti gempa vulkanik dalam (VTA) terjadi sebanyak 77 kejadian/hari, gempa vulkanik dangkal (VTB) 1 kejadian/hari, gempa Multifase (MP) 6 kejadian/hari, dan gempa guguran sebanyak 44 kejadian/hari. Sedangkan laju deformasi EDM RB1 sebesar 0.5 cm/hari. "Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat Siaga (Level III)" ujarnya.

Menurutnya, potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. "Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya," ucapnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga

57 tahun lalu

Gunung Merapi Erupsi Sore Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran ke Kali Sat

57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Vulkanis Membubung 600 Meter

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus 7 Kali Hari Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Lahar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal