YOGYAKARTA, iNews.id - Gunung Merapi mengeluarkan satu kali guguran lava pijar dengan jarak luncur 300 meter pada Jumat (22/3/2019). Guguran lava yang meluncur ke arah Kali Gendol itu teramati melalui CCTV pada periode pengamatan sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan, pada periode itu, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 20 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.
Cuaca di gunung itu terpantau cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur laut dengan suhu udara 16-21.6 derajat celcius, kelembaban udara 56-82 persen, dan tekanan udara 836.9-943.9 mmHg.
Selain itu, juga terekam 14 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-30 mm selama 14.86-66.04 detik dan satu kali gempa hybrid dengan amplitudo 4 mm selama 8.32 detik.
Sementara periode pengamatan Kamis (21/3/2019), Gunung Merapi mengalami kegempaan, masing-masing-masing 46 kali guguran, 4 embusan, 2 hybrid atau fase banyak, dan 3 kegempaan tektonik.