Global Future Talent Alliance Solusi Masalah Digitalisasi Pendidikan

Kuntadi
Pijar bekerja sama dengan EdHeroes meluncurkan GFTA. (Foto: istimewa)

Program ini tidak lepas dari pandemi Covid-19 yang telah mengubah tatanan peradaban kehidupan sosial. Sebelum pandemi, dunia telah mengalami pergeseran struktural yang dipicu digitalisasi. Namun masih terdapat ketidaksesuaian antara materi yang diajarkan di lembaga pendidikan formal dengan kebutuhan dunia nyata saat ini. Hal inilah yang menyebabkan fenomana kesenjangan talenta global (global talent gap).

“Harapan kami GFTA bisa membawa dampak besar dalam dunia pendidikan,” kata Founder dan President IXO Foundation, Shaun Conway.

Putri Indonesia 2022, Laksmi Shari De Neefe Suardana mengatakan, dunia telah berkomitmen untuk mendorong life-long-learning yang berkualitas bagi semua orang, sebagai bagian dari Sustainable Development Goal (SDG) ke-4. 

“GFTA merupakan sebuah inisiatif untuk mendobrak batasan pendidikan dan menciptakan generasi bakat baru,” kata Laksmi  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendikdasmen Pastikan Anak di Pulau Terpencil Papua Wajib Dapat Pendidikan Layak

57 tahun lalu

Penampakan Terkini Sekolah-Pesantren di Sumbar, Direhab dan Dicat Ulang agar Nyaman Belajar

57 tahun lalu

Perjuangan Siswa di 4 Pidie Jaya, Menembus Lumpur Tebal Pascabanjir Demi Sekolah

57 tahun lalu

Suasana Sekolah di Aceh Tamiang Pascabanjir, Siswa Semangat Belajar meski Tanpa Seragam

57 tahun lalu

Kegiatan Belajar Mengajar di Sumut Dimulai Hari Ini, 95 Persen Sekolah Siap Beroperasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal