GKR Hemas Minta Penambangan Pasir di Lereng Merapi Dihentikan

Antara
GKR Hemas (Foto: istimewa)

SLEMAN, iNews.id - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) GKR Hemas meminta masyarakat di lereng Gunung Merapi, khususnya di Kapanewon Cangkringan, untuk tidak melakukan penambangan pasir di wilayahnya. Maraknya penambangan pasir dikhawatirkan akan mematikan sumber air bagi DIY

"Bapak-bapak dan ibu-ibu, saya titip ya, tanah di sini jangan ditambang. Cangkringan itu salah satu wilayah sumber air DIY," kata GKR Hemas saat memberikan bantuan logistik untuk warga terdampak Covid-19 kepada perwakilan warga Cangkringan di Aula Kalurahan Wukirsari dan Argomulyo, Minggu (21/11/2021).
 
Setidaknya ada 400 paket sembako yang diserahkan kepada masyarakat kurang mampu dari Gerakan Kemanusiaan Republik Indonesia (GKR Indonesia). Ikut mendampingi GKR Mangkubumi dan cucunya RM Gustilantika Marrel Suryokusumo. 
 
Lurah Argomulyo, Danang Hendri Bintoro mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi aktivitas penambangan di wilayahnya yang menggunakan alat berat. Penambangan yang tersisa dilakukan secara manual di beberapa titik di wilayah Argomulyo yang dilakukan oleh masyarakat setempat.

“Kami sedang berupaya agar penambang manual segera mendapatkan mata pencaharian baru supaya aktivitas penambangan mereka dapat berhenti,” ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wow! Ada 36 Titik Tambang Pasir Ilegal di Gunung Merapi, Nilai Transaksi Capai Rp3 Triliun

57 tahun lalu

Segel Tambang Pasir Ilegal di Lebak,  Wagub Banten: Kami Minta Semua Aktivitas Dihentikan

57 tahun lalu

Ditpolairud Polda Riau Bongkar Praktik Tambang Pasir Ilegal, 3 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Ketua DPW Perindo Sulut Serahkan SK Sekaligus Resmikan Sekretariat DPD Minahasa Utara

57 tahun lalu

Akses Masuk Tambang Pasir Ilegal di Argasunya Cirebon Dibongkar Paksa Sekelompok Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal