Mereka turun dalam aksi ini karena prihatin dengan konflik yang muncul dari informasi media sosial yang tidak benar atau hoaks. “Tidak ada yang mengucilkan atau menakuti rakyat Papua. Kami di Yogyakarta bersaudara dengan warga Papua," katanya.
Selama ini, kata dia, warga di Yogyakarta bisa menerima kehadiran mahasiswa Papua untuk sekolah ataupun kuliah dengan nyaman. Tidak pernah ada rasisme ataupun upaya untuk mendiskriminasikan mahasiswa Papua.
“Semuanya sama dan mendapatkan ruang yang sama untuk belajar seperti dengan mahasiswa dari provinsi yang lain. Kami ini saudara, kami siap membantu wujudkan Papua yang nyaman,” kata Son Paat.
Mahasiswa Papua yang ada di Yogyakarta juga tidak pernah merasa ketakutan ataupun intimidasi. Warga Yogyakarta siap menjamin keamanan warga Papua.
Bahkan berbagai elemen masyarakat di Yogyakarta sepakat untuk merangkul dan duduk bersama dengan seluruh warga Papua sebagai bagian dari NKRI.