Gelar Aksi Keprihatinan Konflik Papua, Masyarakat DIY: Kami Semua Bersaudara

Kuntadi
Massa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat DIY saat menggelar aksi damai keprihatinan konflik Papua di Titik Nol Kilometer. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Mereka turun dalam aksi ini karena prihatin dengan konflik yang muncul dari informasi media sosial yang tidak benar atau hoaks. “Tidak ada yang mengucilkan atau menakuti rakyat Papua. Kami di Yogyakarta bersaudara dengan warga Papua," katanya. 

Selama ini, kata dia, warga di Yogyakarta bisa menerima kehadiran mahasiswa Papua untuk sekolah ataupun kuliah dengan nyaman. Tidak pernah ada rasisme ataupun upaya untuk mendiskriminasikan mahasiswa Papua.

“Semuanya sama dan mendapatkan ruang yang sama untuk belajar seperti dengan mahasiswa dari provinsi yang lain. Kami ini saudara, kami siap membantu wujudkan Papua yang nyaman,” kata Son Paat.

Mahasiswa Papua yang ada di Yogyakarta juga tidak pernah merasa ketakutan ataupun intimidasi. Warga Yogyakarta siap menjamin keamanan warga Papua.

Bahkan berbagai elemen masyarakat di Yogyakarta sepakat untuk merangkul dan duduk bersama dengan seluruh warga Papua sebagai bagian dari NKRI.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2026 Jogja Hari Ini versi Muhammadiyah, Lengkap dengan Doa Berbuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal