Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus pembacokan. (foto: MPI/Erfan Erlin)
Tersangka AMM alias Pitik mengaku menyesal atas peristiwa tersebut. Dia tersulut emosi ketika korban menghantam spion mobilnya serta mengumpat ke pelaku.
"Saya emosi karena spion mobil dipatahkan dan dimaki-maki dengan kata-kata kotor," ujarnya.